Janji Politik Kampanye Paslon dan Kondisi APBD Nabire, Sebuah Refleksi dari Kalisusu

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019,  Kabupaten Nabire ditetapka...


Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019,  Kabupaten Nabire ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten yang  tergolong sebagai Kabupaten tertinggal.

Terdapat enam kriteria dan 27 indikator yang digunakan dalam perhitungan indeks komposit kabupaten daerah tertinggal yang digunakan untuk Penentuan Indikator dalam Penetapan Daerah Tertinggal Secara Nasional, berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI No.3 Tahun 2016 (Petunjuk Teknis Penentuan Indikator dalam Penetapan Daerah Tertinggal Secara Nasional ). 

Adapun 5 kriteria yang menyebabkan Kabupaten Nabire tergolong sebagai Kabupaten tertingggal berdasarkan urutan adalah: 
1. Aksesibilitas
2. Ekonomi
3. Sumberdaya Manusia
4. Karakteristik Daerah
5. Kemampuan Keuangan Daerah. 

Kemampuan keuangan daerah Kabupaten Nabire masih dianggap rendah, karena salah satu faktor  penyebabnya adalah ketergantungan yang sangat tinggi terhadap transfer dana perimbangan terutama Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah Pusat sampai saat ini. 

Sebagai ilustrasi, bahwa berdasarkan data BPS Kab. Nabire, Penerimaan APBD Kab. Nabire TA 2019 adalah sekitar 1,3 Trilyun yang mana dalam pendapatan tersebut 90% nya merupakan dana perimbangan transfer dari pemerintah pusat. 

Selain itu, masih rendahnya proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD Kabupaten Nabire yaitu hanya sekitar 3,5 % (PAD Kab. Nabire TA 2019 sekitar Rp. 44 Milyar) juga turut menyebabkan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Nabire dianggap masih rendah.

Selama ini alokasi  DAU dari Pemerintah pusat sebagai sumber terbesar pendapatan APBD Kab. Nabire, dan sekitar 75% nya dari alokasi DAU tersebut digunakan untuk belanja pegawai/aparatur, politisi, operasional kantor dan sisahnya untuk pembiayaan infrastruktur dan pelayanan publik.

Tambahan alokasi Dana Otonomi Khusus dari Provinsi Papua ke Kabupaten Nabire (Data tahun 2019, sekitar Rp. 180 Milyar) yang mana petunjuk penggunaannya sangat jelas yaitu untuk pembiayaan Pendidikan, Kesehatan, Perumahan Rakyat/Infrastrukutr Dasar dan Ekonomi Kerakyatan yang sasaran utamanya adalah Orang Asli Papua (OAP).

Berkaitan dengan janji-janji politik salah satu Paslon Pilkada Nabire tahun 2020 yang akan menaikan ULP ASN (berkisar 100 – 200 ribu/hari), mengratiskan SPP mahawiswa USWIM, pemberian 1000 motor tempel bagi nelayan pada program 100 hari kerja dan janji lainnya, apakah realisistis untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2021 nantinya ?

Nah, sebagai perbandingan saja, bahwa saat ini terdapat sekitar 6000 lebih ASN di Kab. Nabire, maka akan dibutuhkan alokasi dana sekitar Rp. 145 Milyar per tahun hanya untuk menaikan ULP ASN tersebut, pertanyaannya, dari mana sumber anggarannya? Sedangkan PAD Kabupaten Nabire tidak akan mampu untuk membiayainya. 

Hal penting yang harus diketahui oleh masyarakat Nabire bahwa APBD Kab. Nabire TA 2021 akan ditetapkan pada akhir tahun 2020 oleh penguasa sekarang, dimana para Paslon Pilkada 2020  tidak terlibat dalam penyusunan RKA APBD TA 2021, sehingga mustahil janji-janji politiknya selama masa kampanye ini akan terakomodir dalam program-program alokasi belanja APBD Kab. Nabire TA 2021.

Akhirulkalam, APBD Kabupaten Nabire adalah milik masyarakat  Nabire bukan hanya digunakan untuk kesejahteraan sekitar 6000 ASN Kabupaten Nabire saja.

Anak Kalisusu,
Chali Messi

KOMENTAR

Name

AGAMA DAN FILSAFAT ARTIKEL ANDA BUKU DAN JURNAL COVID-19 DAERAH DESTINASI WISATA GAYA HIDUP HEADLINE HUKUM DAN KRIMINAL HUMOR INTERNASIONAL MOTIVASI NABIRE NASIONAL OLAHRAGA KESEHATAN PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI PUISI & CERPEN Sains dan Humaniora SOSIAL DAN POLITIK TENTANG CINTA UPDATE VIDEO
false
ltr
item
NABIRE.INFO: Janji Politik Kampanye Paslon dan Kondisi APBD Nabire, Sebuah Refleksi dari Kalisusu
Janji Politik Kampanye Paslon dan Kondisi APBD Nabire, Sebuah Refleksi dari Kalisusu
https://1.bp.blogspot.com/-RHSwN1HhWeo/X7j04K1s5sI/AAAAAAAAAgw/xK1lWBokLN4BQaO63dWuRAh_zsFV2yMygCLcBGAsYHQ/w640-h474/7e57f8be63ef48945de2f2d891ec0417.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-RHSwN1HhWeo/X7j04K1s5sI/AAAAAAAAAgw/xK1lWBokLN4BQaO63dWuRAh_zsFV2yMygCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h474/7e57f8be63ef48945de2f2d891ec0417.jpg
NABIRE.INFO
https://www.nabire.info/2020/11/janji-politik-kampanye-paslon-dan.html
https://www.nabire.info/
https://www.nabire.info/
https://www.nabire.info/2020/11/janji-politik-kampanye-paslon-dan.html
true
5556882474248109387
UTF-8
Not found any posts LIHAT SEMUA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS LIHAT SEMUA BERITA TERKAIT LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy